Site icon prajurit.id

AS Cabut Sanksi Iran, Trump Tegaskan Akan Bertindak Jika Tehran Salah Langkah

prajurit.id – Amerika Serikat mengumumkan penghapusan sanksi terhadap Iran selama 60 hari, dimulai pada Senin. Keputusan ini muncul setelah berlangsungnya pembicaraan damai awal antara kedua negara. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa dia akan mengambil tindakan yang diperlukan jika Iran tidak mematuhi kesepakatan.

Wakil Presiden AS, JD Vance, mengungkapkan bahwa dialog dengan pejabat Iran di Swiss telah menciptakan landasan yang baik untuk kesepakatan perdamaian yang lebih permanen, meskipun Iran membantah bahwa pembicaraan mengenai program nuklir mereka telah dimulai. Pembicaraan tersebut dilaksanakan di resor pegunungan Buergenstock, Swiss, yang dimiliki oleh Qatar. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat untuk merumuskan peta jalan menuju kesepakatan permanen dalam waktu dua bulan.

Selanjutnya, mereka juga menyetujui mekanisme untuk mengakhiri konflik di Lebanon antara Israel dan Hezbollah yang pro-Iran. Selain itu, saluran komunikasi dibuka untuk memastikan kelancaran lalu lintas kapal niaga di Selat Hormuz, strategis bagi perdagangan internasional.

Sebagai langkah awal memberikan bantuan ekonomi kepada Iran, Departemen Keuangan AS mengumumkan penghapusan sanksi hingga 21 Agustus, yang memungkinkan Iran untuk menjual minyak dan produk terkait serta menerima pembayaran. Situasi di Lebanon menunjukkan penurunan intensitas pertempuran, meskipun Israel tetap mempertahankan zona keamanan di selatan Lebanon.

Perundingan baru antara Israel dan Lebanon direncanakan akan dimulai di Washington, sementara Iran berkomitmen untuk memasukkan isu Lebanon ke dalam negosiasi dengan AS. Vance optimis bahwa pembicaraan akan memfasilitasi akses bagi inspektur nuklir ke Iran serta menangani aset yang dibekukan. Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa isu nuklir belum menjadi bagian dari diskusi.

Dengan demikian, ketegangan di kawasan ini diharapkan dapat mereda, meskipun tantangan masih ada.

Exit mobile version